Sistem Informasi Penelusuran Perkara
PENGADILAN NEGERI TANAH GROGOT
INFORMASI DETAIL PERKARA



Nomor Perkara Penuntut Umum Terdakwa Status Perkara
381/Pid.Sus/2018/PN Tgt HERU SURYADMIKO. R, SH 1.MUHAMMAD FITRIYADI ALAMRI Als PIH Bin M. BAHTIAR
2.JERRI HARYANTO Als JERRI Bin REDIN
Minutasi
Tanggal Pendaftaran Kamis, 20 Des. 2018
Klasifikasi Perkara Narkotika
Nomor Perkara 381/Pid.Sus/2018/PN Tgt
Tanggal Surat Pelimpahan Rabu, 19 Des. 2018
Nomor Surat Pelimpahan B-2958/Q.4.13/EUH.2/12/2018
Penuntut Umum
NoNama
1HERU SURYADMIKO. R, SH
Terdakwa
NoNamaPenahanan
1MUHAMMAD FITRIYADI ALAMRI Als PIH Bin M. BAHTIAR[Penahanan]
2JERRI HARYANTO Als JERRI Bin REDIN[Penahanan]
Penasihat Hukum Terdakwa
Anak Korban
Dakwaan

DAKWAAN :

 

PRIMAIR

 

Bahwa Terdakwa I MUHAMMAD FITRIYADI AL’AMRI Als. PIH Bin M. BAHTIAR dan terdakwa II JERRI HARYANTO Als JERRI Bin REDIN pada hari Selasa tanggal 4 September 2018 sekitar Pukul 20.00 WITA atau setidak-tidaknya pada hari lain dalam bulan September 2018 atau masih dalam tahun 2018 di rumah saksi WAHYUDI ARIANTO Als YUDI Bin BUSTANI ARIFIN Desa Petangis Rt. 004 Kec. Batu Engau, Paser, Kaltim atau setidak-tidaknya di daerah lain yang masih termasuk dalam daerah hukum Pengadilan Negeri Tanah Grogot yang berwenang memeriksa dan mengadili perkara ini telah melakukan tindak pidana “melakukan permufakatan jahat secara tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, atau menyerahkan narkotika golongan I”, perbuatan tersebut para terdakwa lakukan dengan rangkaian cara sebagai berikut :

Berawal hari Selasa tanggal 4 September 2018 sekitar Pukul 11.00 Wita di rumah terdakwa di Desa Petangis Rt. 004 Kec. Batu Engau, Paser, Kaltim terdakwa I menerima sabhu-sabhu dalam bentuk siap pakai didalam pipet kaca dari Saksi WAHYUDI ARIANTO Als YUDI Bin BUSTANI ARIFIN kemudian setelah di gunakan terdakwa I meninggalkan rumah tersebut;
Bahwa selanjutnya pada hari yang sama sekira pukul 19.30 Wita terdakwa II menerima sabhu-sabhu dalam bentuk siap pakai didalam pipet kaca dari Saksi WAHYUDI ARIANTO Als YUDI Bin BUSTANI ARIFIN kemudian setelah di gunakan terdakwa II meninggalkan rumah tersebut.
Bahwa para terdakwa tidak memiliki izin untuk menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, atau menyerahkan Narkotika Golongan I dari pejabat yang berwenang terkait narkotika.
Bahwa berdasarkan 1 (satu) buah BERITA ACARA PENIMBANGAN BARANG Nomor : 112/10966.00/2018, beserta 1 (satu) lembar lampiran, tanggal 13 September 2018, yang ditandatangani oleh ROZIKIN, S.E, yang diterima oleh AIPTU JOKO PURNOMO. Yang menyatakan bahwa satu (1) bungkus paket plastik berisi serbuk putih dengan hasil timbangan total berat kotor sejumlah 2,34 (dua koma tiga empat) gram, dan total berat bersih 1,88 gram (satu koma delapan delapan) gram.
Bahwa berdasarkan 1 (satu) buah Berita Acara Pemeriksaan Laboratoris Kriminalistik No. Lab. : 9053 / NNF / 2018.- pada hari Jumat Tanggal Lima Bulan Oktober Tahun 2018, yang ditandatangani oleh Pemeriksa IMAM MUKTI, SSi, M.Si, Apt., Dra. FIRYANA HAWA, TITIN ERNAWATI, S. Farm,Apt., dan mengetahui Kalabfor Cab. Surabaya Ir. R. AGUS BUDIHARTA, dengan kesimpulan bahwa Barang Bukti Nomor 9044/2018/NNF.-: berupa 1 (satu) kantong plastik berisi Kristal warna putih milik  WAHYUDI ARIANTO Als YUDI Bin BUSTANI ARIFIN Dkk., adalah benar Kristal Metamfetamina, terdaftar dalam golongan I (satu) nomor urut 61 Lampiran I Undang-Undang Republik Indonesia No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dikembalikan dengan berat netto ±1,871 (satu koma delapan tujuh satu) gram.

Perbuatan para terdakwa sebagaimana di atur dan di ancam pidana dalam Pasal 114 ayat (1) Undang-undang Republik Indonesia nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika jo. Pasal 132 ayat (1) Undang-undang Republik Indonesia nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

 

SUBSIDIAIR

 

Bahwa Terdakwa I MUHAMMAD FITRIYADI AL’AMRI Als. PIH Bin M. BAHTIAR, terdakwa II JERRI HARYANTO Als JERRI Bin REDIN bersama dengan saksi WAHYUDI ARIANTO Als YUDI Bin BUSTANI ARIFIN (berkas perkara terpisah) pada hari Rabu tanggal 5 September 2018 sekitar Pukul 00.30 WITA atau setidak-tidaknya pada hari lain dalam bulan September 2018 atau masih dalam tahun 2018 di Rumah saksi WAHYUDI ARIANTO Als YUDI Bin BUSTANI ARIFIN di Desa Petangis Rt. 004 Kec. Batu Engau, Paser, Kaltim atau setidak-tidaknya di daerah lain yang masih termasuk dalam daerah hukum Pengadilan Negeri Tanah Grogot yang berwenang memeriksa dan mengadili perkara ini telah melakukan tindak pidana “melakukan permufakatan jahat secara tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan narkotika golongan I bukan tanaman”, perbuatan tersebut terdakwa lakukan dengan rangkaian cara sebagai berikut :

Sebagaimana waktu dan tempat yang telah diuraikan sebelumnya Saksi BRIFA LESPRI HARTO Bin UTOYO, Saksi ZAINAL HADI AMRULLAH Bin MUHAMMAD DALNA (Alm) (Keduanya merupakan Anggota Sat. Resnarkoba Polres Paser) bersama dengan anggota Sat. Resnarkoba Polres Paser, disaksikan oleh Saksi SUWARNO Bin SUGIMIN, Saksi YANTO Bin SENGKAU (Alm) (keduanya merupakan warga sekitar), melakukan penangkapan dan penggeledahan terhadap terdakwa I, terdakwa II dan saksi WAHYUDI ARIANTO Als YUDI Bin BUSTANI ARIFIN hingga ditemukan 1 (satu) bungkus plastik klip yang berisi serbuk kristal berwarna putih yang diduga narkotika jenis shabu yang diakui baru dipergunakan oleh para terdakwa dan saksi WAHYUDI ARIANTO Als YUDI Bin BUSTANI ARIFIN; 1 (satu) bendel plastik klip kosong; 1 (satu) buah tas Slempang merk TOXIC warna coklat; 1 (satu) buah HP merk OPPO warna putih; 2 (dua) buah sendok takar yang terbuat dari sedotan warna putih yang ujungnya runcing; 1 (satu) buah pipet kaca; 2 (dua) plastik klip kosong yang berisi sisa serbuk kristal warna putih bening yang diduga narkotika jenis shabu; 1 (satu) buah bong yang terbuat dari air mineral terdapat sedotan warna putih; 1 (satu) buah korek api gas warna biru; 1 (satu) buah HP merk OPPO warna hitam; 1 (satu) bungkus kotak rokok merk Sampoerna Mentol; Uang tunai sebesar Rp. 4.561.000,- (empat juta lima ratus enam puluh satu ribu rupiah);
Bahwa para terdakwa dan saksi WAHYUDI ARIANTO Als YUDI Bin BUSTANI ARIFIN tidak memiliki izin memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan Narkotika Golongan I dari pejabat yang berwenang terkait narkotika.
Bahwa berdasarkan 1 (satu) buah BERITA ACARA PENIMBANGAN BARANG Nomor : 112/10966.00/2018, beserta 1 (satu) lembar lampiran, tanggal 13 September 2018, yang ditandatangani oleh ROZIKIN, S.E, yang diterima oleh AIPTU JOKO PURNOMO. Yang menyatakan bahwa satu (1) bungkus paket plastik berisi serbuk putih dengan hasil timbangan total berat kotor sejumlah 2,34 (dua koma tiga empat) gram, dan total berat bersih 1,88 gram (satu koma delapan delapan) gram.
Bahwa berdasarkan 1 (satu) buah Berita Acara Pemeriksaan Laboratoris Kriminalistik No. Lab. : 9053 / NNF / 2018.- pada hari Jumat Tanggal Lima Bulan Oktober Tahun 2018, yang ditandatangani oleh Pemeriksa IMAM MUKTI, SSi, M.Si, Apt., Dra. FIRYANA HAWA, TITIN ERNAWATI, S. Farm,Apt., dan mengetahui Kalabfor Cab. Surabaya Ir. R. AGUS BUDIHARTA, dengan kesimpulan bahwa Barang Bukti Nomor 9044/2018/NNF.-: berupa 1 (satu) kantong plastik berisi Kristal warna putih milik  WAHYUDI ARIANTO Als YUDI Bin BUSTANI ARIFIN Dkk., adalah benar Kristal Metamfetamina, terdaftar dalam golongan I (satu) nomor urut 61 Lampiran I Undang-Undang Republik Indonesia No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dikembalikan dengan berat netto ±1,871 (satu koma delapan tujuh satu) gram.

Perbuatan terdakwa sebagaimana di atur dan di ancam pidana dalam Pasal 112 ayat (1) Undang-undang Republik Indonesia nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika  jo. Pasal 132 ayat (1)  Undang-undang Republik Indonesia nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

 

LEBIH SUBSIDIAIR

Bahwa ia Terdakwa I MUHAMMAD FITRIYADI AL’AMRI Als. PIH Bin M. BAHTIAR, terdakwa II JERRI HARYANTO Als JERRI Bin REDIN bersama dengan saksi WAHYUDI ARIANTO Als YUDI Bin BUSTANI ARIFIN (berkas perkara terpisah) pada hari Selasa tanggal 4 September 2018 sekitar Pukul 20.00 Wita atau setidak-tidaknya pada hari lain dalam bulan September 2018 atau masih dalam tahun 2018 di Rumah saksi WAHYUDI ARIANTO Als YUDI Bin BUSTANI ARIFIN di Desa Petangis Rt. 004 Kec. Batu Engau, Paser, Kaltim atau setidak-tidaknya di daerah lain yang masih termasuk dalam daerah hukum Pengadilan Negeri Tanah Grogot yang berwenang memeriksa dan mengadili perkara ini telah melakukan tindak pidana “turut serta sebagai penyalahguna narkotika golongan I bagi diri sendiri”, perbuatan tersebut para terdakwa lakukan dengan rangkaian cara sebagai berikut :

Berawal hari Selasa tanggal 4 September 2018 sekitar Pukul 11.00 Wita di rumah saksi WAHYUDI ARIANTO Als YUDI Bin BUSTANI ARIFIN di Desa Petangis Rt. 004 Kec. Batu Engau, Paser, Kaltim terdakwa I bersama saksi WAHYUDI ARIANTO Als YUDI Bin BUSTANI ARIFIN mengonsumsi shabu secara bergantian dengan cara memasukkan sabhu-sabhu ke dalam pipet kaca kemudian pipet kaca tersebut dibakar dengan menggunakan korek api dan setelah sabhu-sabhu meleleh kemudian asap hasil pembakaran tersebut dihisap atau dihirup melalui pipet yang sudah tersambung dengan sedotan plastik berulang kali hingga sabhu-sabhu tersebut habis terbakar;
Bahwa selanjutnya pada hari yang sama sekira pukul 19.30 Wita terdakwa II bersama saksi WAHYUDI ARIANTO Als YUDI Bin BUSTANI ARIFIN mengonsumsi shabu di kamar belakang rumah saksi WAHYUDI ARIANTO Als YUDI Bin BUSTANI ARIFIN secara bergantian dengan cara memasukkan sabhu-sabhu ke dalam pipet kaca kemudian pipet kaca tersebut dibakar dengan menggunakan korek api dan setelah sabhu-sabhu meleleh kemudian asap hasil pembakaran tersebut dihisap atau dihirup melalui pipet yang sudah tersambung dengan sedotan plastik berulang kali hingga sabhu-sabhu tersebut habis terbakar.
Bahwa para terdakwa bersama saksi WAHYUDI ARIANTO Als YUDI Bin BUSTANI ARIFIN tidak memiliki ijin dari pejabat berwenang untuk menggunakan narkotika golongan I;
Berdasarkan 1 (satu) buah SURAT KETERANGAN HASIL PEMERIKSAAAN NARKOBA Nomor : R/409/X/2018/KES, tanggal 05 September 2018, An. Sdr. JERRI HARYANTO Als JERRI Bin REDIN, yang  ditandatangai oleh Petugas Pemeriksa ROSYALINA, S.Tr.A.K., dan diketahui oleh ASRIAH, Amd Keb., dengan Hasil Pemeriksaan Positive (+) Amphetamina.
Berdasarkan 1 (satu) buah SURAT KETERANGAN HASIL PEMERIKSAAAN NARKOBA Nomor : R/410/X/2018/KES, tanggal 05 September 2018, An. Sdr. MUHAMMAD FITRIYADI AL’AMRI Als. PIH Bin M. BAHTIAR, yang  ditandatangai oleh Petugas Pemeriksa ROSYALINA, S.Tr.A.K., dan diketahui oleh ASRIAH, Amd Keb., dengan Hasil Pemeriksaan Positive (+) Amphetamina.

Perbuatan para Terdakwa sebagaimana di atur dan di ancam pidana dalam Pasal 127 ayat (1) huruf a Undang-undang Republik Indonesia nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUH

Pihak Dipublikasikan Ya