Sistem Informasi Penelusuran Perkara
PENGADILAN NEGERI TANAH GROGOT
INFORMASI DETAIL PERKARA



Nomor Perkara Penuntut Umum Terdakwa Status Perkara
149/Pid.Sus/2023/PN Tgt GEORGE ALEXANDRO, S.H ABDULLAH. S.E. Als DULAH BIN MAHMUD Minutasi
Tanggal Pendaftaran Jumat, 18 Agu. 2023
Klasifikasi Perkara Narkotika
Nomor Perkara 149/Pid.Sus/2023/PN Tgt
Tanggal Surat Pelimpahan Senin, 14 Agu. 2023
Nomor Surat Pelimpahan B-1021/O.4.13.3/Enz.2/08/2023
Penuntut Umum
NoNama
1GEORGE ALEXANDRO, S.H
Terdakwa
NoNamaPenahanan
1ABDULLAH. S.E. Als DULAH BIN MAHMUD[Penahanan]
Penasihat Hukum Terdakwa
Anak Korban
Dakwaan

Pertama

------- Bahwa terdakwa Abdullah alias Dullah bin Mahmud pada hari Sabtu tanggal 6 Mei 2023 sekira pukul 19.00 WITA atau setidak-tidaknya pada suatu waktu dalam bulan Mei tahun 2023 atau setidak-tidaknya pada suatu waktu dalam tahun 2023 bertempat di Jl. Rantau Panjang Rt.01 Kel.Rantau Panjang Kec.Tanah Grogot Kab.Paser Provinsi Kalimantan Timur atau setidak-tidaknya pada suatu tempat yang masih termasuk dalam daerah hukum Pengadilan Negeri Tanah Grogot “tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, atau menyerahkan Narkotika Golongan I dalam bentuk bukan tanaman beratnya melebihi 5 (lima) gram, yang dilakukan terdakwa dengan cara sebagai berikutyang dilakukan terdakwa dengan cara sebagai berikut : ----

  • Bermula pada hari Kamis tanggal 4 Mei 2023 terdakwa ditelpon oleh Sdr.AZIP (DPO) “DUL bisa minta tolongkah “ lalu terdakwa jawab “ minta tolong apa ZIP “ kemudian dijawab oleh Sdr.AZIP “ ambilkan barang “ lalu terdakwa jawab “ Iya “ kemudian sdr.AZIP berkata lagi “ nanti nomor HP kamu kukasih keteman ku “ lalu terdakwa jawab “ siapa ZIP teman kamu “ lalu dijawab sdr.AZIP “ ada baik aja orangnya aman aja kamu “ lalu terdakwa jawab “ yaudah kalau aman aja “ setelah itu HP dimatikan oleh sdr.AZIP kemudian setelah itu sekitar 30 menit kemudian HP terdakwa berdering ada nomor telpon yang terdakwa tidak kenaldan setelah terdakwa angkat orang tersebut berkata “ ini DULLAH kah “ lalu terdakwa jawab “iya “ lalu orang tersebut berkata “ saya temannya AZIP “ lalu terdakwa tanya “ kenapa “ lalu orang tersebut menjawab “ kamu dimana ketemu Yo “ lalu terdakwa jawab “ dimana “ lalu iya menjawab “ dipasar senakeh aja “ lalu HP dimatikan kemudian setelah itu terdakwa langsung menemui orang tersebut di pasar dan setelah ketemu di pasar Senakeh Gerogot orang yang tidak kenal tersebut memberikan 1(satu) poket sabu yang biasanya itu paketan 300 ribuan kepada terdakwa kata orang tersebut “ ini untuk kamu “ lalu terdakwa tanya “ buat apa ini “ dijawab orang itu “ ini dikasih “ lalu  terdakwa tanya lagi “ geratiskah “  lalu dijawab orang itu “ iya tapi besok ada titipan dari AZIP “ lalu terdakwa Tanya lagi “ apa itu “ dijawab orang itu “ kamu telp AZIP aja “ lalu setelah itu terdakwa pulang dan setelah sampai rumah terdakwa telp sdr.AZIP  lalu setelah diangkat  terdakwa berkata “ apa yang mau kamu titipkan besok “ lalu dijwab sdr.,AZIP “ ah besok aja kutelpon kamu “ lalu terdakwa jawab “ yaudah “ lalu HP terdakwa matikan kemudian pada hari Sabtu tanggal 6 Mei 2023 terdakwa ditelpon oleh Sdr.AZIP dan setelah HP terdakwa angkat Sdr.AZIP berkata “ dimana DUL “ lalu terdakwa jawab “ dirumah “ lalu Sdr.AZIP berkata “ itunah temanku mau ngantar “ lalu terdakwa jawab “ ngantar apa “ lalu dijawab AZIP “ nanti kamu dikasih tau sama tukang yang ngantarnya “ kemudian Hp di matikan lalu tidak lama kemudian orang yang memberi saya paketan sabu di pasar Senaken menelpon terdakwa lagi setelah terdakwa angkat orang itu berkata “ Dul dimana “ lalu saya jawab “ dirumah “ lalu orang itu berkata lagi “ ini titipannya AZIP “ lalu terdakwa tanya “ apa “ lalu dijawab orang tersebut “ Bahan “ lalu terdakwa tanya lagi “ bahan apa “ dijawab orang itu “ Sabu “ terdakwa jawab “ sebentar” lalu HP saya matikan lalu terdakwa telp Sdr.AZIP setelah diangkat AZIP lalu terdakwa berkata “ ko nitip sama aku” lalu dijawab Sdr.AZIP “ sebentar aja kok nanti juga diambil sama yang punya” lalu terdakwa tanya “ banyakkah “ dijawab AZIP “ nanti dikasih tau sama yang antar kalau sudah sama kamu telpon aku “ setelah HP dimatikan kemudian setelah itu terdakwa serlok lokasi untuk keteman dengan sdr.AZIP yang ngasih terdakwa sabu di pasar Senaken kemaren untuk ketemu dengan orang yang mengaku teman sdr.AZIP di Dermaga dekat rumah terdakwa dan setelah ketemu dengan orang tersebut dengan orang tersebut langsung menyerahkan 1(satu) buah kotak rokok Gudang garam 12 warna merah kuning yang didalamnya ada 1 (satu) poket sabu tetapi jumlahnya terdakwa belum ketahui dan saat itu orang tersebut juga menyerahkan 1 Buah timbangan digital warna Silver lalu orang tersebut berkata “ timbang dulu sabunya baru kamu foto baru kamu kirim ke AZIP nya sekian beratnya “ lalu terdakwa  terima dengan tangan kanan terdakwa kemudian lalu terdakwa pulang kerumah dan setelah terdakwa berada didalam rumah Jl. Rantau Panjang Rt.01 Kel.Rantau Panjang Kec.Tanah Gerogot Kab.Paser Provinsi Kalimantan Timur tiba-tiba datang beberapa orang Polisi yang mengaku dari Direktorat Narkoba Polda Kaltim dan langsung menangkap terdakwa serta meminta kepada terdakwa untuk menunjukan dimana terdakwa menyimpan Narkotika jenis sabu tersebut dan setelah itu terdakwa tunjukan Narkotika jenis sabu tersebut diatas lemari pintu dua dan timbangannya di atas lemari pintu tiga dan juga diamanakan Hp OPPO milik terdakwa kemudian setelah itu terdakwa beserta barang bukti dibawa ke Polda Kaltim untuk diproses lebih lanjut. -------------------------------------------
  • Berdasarkan Berita Acara Penimbangan Barang Bukti Nomor : 156/10966/V/2023 tanggal 08 Mei 2023 yang dibuat dan ditandatangani oleh Nova Rivandi (Penaksir) dan diketahui oleh Yusran (Pimpinan PT. Pegadian Cabang Damai), dengan hasil berat bersih 18,88 (delapan belas koma delapan puluh delapan) gram.---------------------------------------------------------------------
  • Berdasarkan Laporan Pengujian BPOM Samarinda Nomor : PP.01.01.23A.23A1.05.23.195 tanggal 08 Mei 2023, dengan kesimpulan contoh yang diuji adalah benar kristal Metafetamina yang terdaftar dalam Golongan I Nomor Urut 61 Lampiran I UU RI No.35 tahun 2009 tentang Narkotika.----------------------------------------------------------------------------------------------------
  • Bahwa terdakwa Abdullah alias Dullah bin Mahmud, dalam menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, atau menyerahkan Narkotika Golongan I dalam bentuk bukan tanaman beratnya 5 (lima) gram tanpa memiliki izin dari pihak yang berwenang atau Departemen Kesehatan RI serta terdakwa Abdullah alias Dullah bin Mahmud, bukan merupakan industri farmasi, pedagang besar farmasi, apotek, Rumah Sakit, Pusat Kesehatan Masyarakat, Balai Pengobatan, Dokter ataupun Lembaga Ilmu Pengetahuan.

-------Perbuatan terdakwa Abdullah alias Dullah bin Mahmud sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 114 ayat (2) Undang- Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika-----------------------------------------------------------------------------------------------

 

Atau

Kedua

------- Bahwa terdakwa Abdullah alias Dullah bin Mahmud pada hari Sabtu tanggal 6 Mei 2023 sekira pukul 19.00 WITA atau setidak-tidaknya pada suatu waktu dalam bulan Mei tahun 2023 atau setidak-tidaknya pada suatu waktu dalam tahun 2023 bertempat di Jl. Rantau Panjang Rt.01 Kel.Rantau Panjang Kec.Tanah Grogot Kab.Paser Provinsi Kalimantan Timur atau setidak-tidaknya pada suatu tempat yang masih termasuk dalam daerah hukum Pengadilan Negeri Tanah Grogot tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan Narkotika Golongan I bukan tanaman beratnya melebihi 5 (lima) gram” yang dilakukan oleh terdakwa dengan cara sebagai berikut:----------------------------------------------------------

  • Bermula ketika terdakwa sedang berada di rumah terdakwa yang terletak di Jl. Rantau Panjang Rt.01 Kelurahan Rantau Panjang, Kecamatan Tanah Gerogot, Kabupaten Paser, Provinsi Kalimantan Timur,  datang beberapa orang Petugas Kepolisian dari Direktorat Narkoba Polda Kaltim dan langsung menangkap terdakwa serta meminta kepada terdakwa untuk menunjukan dimana terdakwa menyimpan Narkotika jenis sabu, selanjutnya terdakwa menunjukan Narkotika jenis sabu yang terdakwa simpan di atas lemari pintu dua dan timbangannya di atas lemari pintu tiga dan juga diamanakan Hp OPPO milik terdakwa, selanjutnya terdakwa beserta barang bukti dibawa ke Polda Kaltim untuk diproses lebih lanjut.
  • Berdasarkan Berita Acara Penimbangan Barang Bukti Nomor : 156/10966/V/2023 tanggal 08 Mei 2023 yang dibuat dan ditandatangani oleh Nova Rivandi (Penaksir) dan diketahui oleh Yusran (Pimpinan PT. Pegadian Cabang Damai), dengan hasil berat bersih 18,88 (delapan belas koma delapan puluh delapan) gram.---------------------------------------------------------------------
  • Berdasarkan Laporan Pengujian BPOM Samarinda Nomor : PP.01.01.23A.23A1.05.23.195 tanggal 08 Mei 2023, dengan kesimpulan contoh yang diuji adalah benar kristal Metafetamina yang terdaftar dalam Golongan I Nomor Urut 61 Lampiran I UU RI No.35 tahun 2009 tentang Narkotika.----------------------------------------------------------------------------------------------------
  • Bahwa terdakwa Abdullah alias Dullah bin Mahmud, dalam memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan Narkotika Golongan I beratnya melebihi 5 (lima) gram tanpa memiliki izin dari pihak yang berwenang atau Departemen Kesehatan RI serta terdakwa Abdullah alias Dullah bin Mahmud, bukan merupakan industri farmasi, pedagang besar farmasi, apotek, Rumah Sakit, Pusat Kesehatan Masyarakat, Balai Pengobatan, Dokter ataupun Lembaga Ilmu Pengetahuan.

-------Perbuatan terdakwa Abdullah alias Dullah bin Mahmud sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 112 ayat (2) Undang- Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika

Pihak Dipublikasikan Ya